Jumat, 25 September 2020

Interoperability Study Case Instansi Pemerintahan sistem informasi layanan publik studi kasus e- government

 Sistem Informasi saat ini telah menjadi kepentingan bagi setiap organisasi pemerintah dalam

membantu kegiatan operasionalnya. Melalui Sistem Informasi, berbagi akses informasi dan data antar

organisasi pemerintah merupakan kebutuhan utama dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Hampir setiap organisasi pada instansi pemerintah memiliki kegiatan yang saling terkait satu dengan

lainnya, sehingga diperlukan Interoperabilitas antar Sistem Informasi pada tiap organisasi. Namun karena

kurangnya perhatian tiap organisasi pemerintah untuk berbagi akses informasi dan data serta belum adanya

model Interoperabilitas antar Sistem Informasi yang dijelaskan secara eksplisit dalam kebijakan pemerintah

melalui Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2003 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan e-

Government maupun pada Blueprint (Cetak-Biru) Sistem Aplikasi e- Government, maka penerapan

Interoperabilitas belum bisa terlaksana pada setiap pengembangan Sistem Aplikasi e-Government

berdasarkan studi kasus Sistem Informasi Kependudukan dan Perpajakan.

Penelitian ini diawali dengan proses pengumpulan dan pengolahan data literaturyang dibutuhkan untuk

mendapatkanarahan, metode dan model arsitektur dasar interoperabilitas. Model arsitektur yang menjadi

dasar interoperabilitas sistem informasi tersebut adalah model Web Services dengan metode Representation

State Transfer (REST). Melalui Model Web Service ini kebutuhan interoperabilitas antar sistem informasi

perpajakan dan kependudukan dipetakan berdasarkan keterkaitan skema data wajib pajak dan penduduk,

sehingga menghasilkan model interoperabilitas antar sistem informasi kependudukan dan perpajakan.

Dalam perancangannya metode REST menggunakan model arsitektur berorientasi pada sumberdaya

informasi atau umumnya disebut Resources Oriented Architecture (ROA). Hasil rancangan tersebut

diimplementasikan melalui pemrograman Web dengan menggunakan bahasa preprosesor PHP dan database

MySQL.

Untuk mengetahui proses interoperabilitas antar sistem informasi tersebut, maka dilakukan pengujian

proses pengambilan data antar kedua sistem informasi yang berbeda platform database dan lokasi secara

fisik. Dengan adanya penelitian ini diharapkan model yang dihasilkan secara generik dapat menjadi

rekomendasi untuk pengembangan sistem aplikasi e-Government.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Multi Domain Setting

Multi Domain Setting Untuk memudahkan management file di server, perlu dibuatkan folder khusus untuk menyimpan file-file yang diperlukan dal...