Sabtu, 31 Juli 2021

Multi Domain Setting

Multi Domain Setting

Untuk memudahkan management file di server, perlu dibuatkan folder khusus untuk menyimpan file-file yang diperlukan dalam menjalankan aplikasi. Folder yang akan digunakan untuk kebutuhan tersebut adalah /usr/local/apps/. Jadi semua file aplikasi akan ditaruh di dalam folder tersebut

  • Buat folder → mkdir /usr/local/apps
  • Masuk ke folder → cd /usr/local/apps
  • Cek posisi folder → pwd
  • Semua file yang dibutuhkan harus disimpan pada /usr/local/apps

Setting Up MySQL dan PhpMyadmin

  • Untuk men-setup MySQL dan PhpMyadmin, kita akan menggunakan docker-compose.
  • Buat folder untuk menyimpan docker volume mysql database /usr/local/apps/mysql-db. Jalankan command berikut: mkdir mysql-db
  • Buat file /usr/local/apps/docker-compose.yml, isinya seperti dibawah ini
  • Membuat file → nano docker-compose.yml
  • Ketikan code docker compose nya
  • Untuk keluar dan menyimpan file tekan CTRL + x kemudian tekan y
  • Masukan username dan password yang sesuai dengan settingan di docker-compose.yml.
  • Referensi

https://hub.docker.com/r/phpmyadmin/phpmyadmin/
https://hub.docker.com/_/mysql

  • Selesai

Setting up Web berbasis WordPress

Sebelum melakukan setting up wordpress menggunakan docker compose, perlu

  • melakukan beberapa hal dibawah ini:
  • Stop docker compose → CTRL + c atau docker-compose down -v
  • Hapus folder /usr/local/apps/mysql-db → rm -rf /usr/local/apps/mysql-db
  • Buat folder baru /usr/local/apps/mysql-db → mkdir /usr/local/apps/mysql-db

Buat folder untuk menyimpan docker volume wordpress /usr/local/apps/wordpress-app. Jalankan command dibawah inimkdir wordpress-app

Ubah file /usr/local/apps/docker-compose.yml menjadi seperti ini

Jalankan docker-composedocker-compose up -d
Buka PhpMyadmin dengan membuka http://MACHINE_VM_IP:8000 pada browser,masukan user root dan password root yang sesuai. Database wordpress_app sudahdibuat.

Buka WordPress app dengan membuka http://MACHINE_VM_IP:8080 pada browser

Aplikasi wordpress sudah berhasil terinstall
Referensi:    https://docs.docker.com/samples/wordpress/    https://hub.docker.com/_/wordpress
Selesai

Insalasi WordPress

1.      Pada browser buka http://MACHINE_VM_IP:8080, kemudian pilih bahasa dan click Continue

2.  Isi data-data yang diperlukan, informasi username dan password jangan sampai lupa. Email isi dengan email yang benar. Kemudian klik Install WordPress

3.      Apabila instalasi wordpress berjalan dengan benar, maka akan dibawa ke halaman ini.

4.      Kemudian login

Setting Up VM dan Domain

1.      Saat ini, untuk membuka aplikasi wordpress kita menggunakan alamat IP VM dan port

seperti http://MACHINE_VM_IP:8080.

2.      Kita akan menghubungkan domain dengan IP VM server tersebut, sehingga aplikasi

wordpress bisa diakses menggunakan http://mydomain.com atau

http://subdomain.mydomain.com.

3.      Untuk mencapai tujuan tersebut, kita akan menggunakan nginx https://www.nginx.com/

sebagai web server proxy.

4.      Kita juga perlu memiliki domain. Saya sarankan menggunakan domain yang berbayar.

Sebagai contoh, disini harga domain berkisar antara Rp. 100.000 – Rp. 300.000 per

tahun https://www.niagahoster.co.id/domain-murah

Menghubungkan IP VM Server Dengan Domain

            1.      Masuk ke dashboard niagahoster kemudian:

a.       Masuk ke Hosting Account

b.      Lalu Klik DNS Zone

2.      Disini saya akan menggunakan subdomain wordpress.mydomain.comsebagai alamat blog wordpress. Jadi isinya menjadi seperti ini

a.       Record Type → A Record

b.      Name → wordpress (bisa diakses lewat wordpress.mydomain.com)

c.       IPv4 → Isikan alamat IP VM (jangan pakai port)

d.      TTL → 3600 (sama dengan 1 jam)

3.      Kemudian klik tombol Save Record

4.      Selesai

Install Nginx

1.      Login ke server sebagai root menggunakan ssh.

2.      Update ubuntu application packages

apt update

3.      Install nginx, jalankan command dibawah ini

apt install nginx

Kemudian tekan tombol y

1.      Silahkan buka IP VM anda, http://MACHINE_VM_IP, jika instalasi nya benar maka akan muncul halaman NGINX

2.      Untuk menghubungkan dengan domain atau subdomain, kita harus meng-custom

default nginx file. Silahkan jalankan command dibawah ini untuk menghapus default nginx file

rm -rf /etc/nginx/sites-enabled/default

3.      Kemudian kita buat file baru dengan nama

/etc/nginx/sites-enabled/aisyahharumwordpress.ifkelasc.esy.es,

 jalankan command dibawah ini dan isi file nya menjadi seperti dibawah ini

1.      Untuk memastikan settingan file nginx yang kita buat benar, maka perlu menjalankan

command dibawah ini, jika benar maka hasilnya seperti gambar dibawah ini.

nginx –t

1.      Setiap melakukan perubahan pada file nginx configuration, kita harus me-restart nginx nya dengan menjalankan command dibawah ini

systemctl restart nginx

1.      Silahkan buka IP VM anda, http://MACHINE_VM_IP

Setting Up VM dan Domain

Setting Up VM dan Domain

Untuk tulisan kali ini kita akan mensetting vm dan domain

Membuat Folder khusus untuk aplikasi

  1. Untuk melihat posisi kita berada di folder mana, jalankan command pwd
  1. Untuk memudahkan management file di server, perlu dibuatkan folder khusus untuk menyimpan file-file yang diperlukan dalam menjalankan aplikasi. Folder yang akan digunakan untuk kebutuhan tersebut adalah /usr/local/apps/. Jadi semua file aplikasi akan ditaruh di dalam folder tersebut
    1. Buat folder → mkdir /usr/local/apps
    2. Masuk ke folder → cd /usr/local/apps
    3. Cek posisi folder → pwd
    4. Semua file yang dibutuhkan harus disimpan pada /usr/local/apps

Setting Up MySQL dan PhpMyadmin

  1. Untuk men-setup MySQL dan PhpMyadmin, kita akan menggunakan docker-compose.
  2. Buat folder untuk menyimpan docker volume mysql database /usr/local/apps/mysql-db. Jalankan command dibawah ini.
    mkdir mysql-db
  1. Buat file /usr/local/apps/docker-compose.yml, isinya seperti dibawah ini
    • Membuat file → nano docker-compose.yml
    • Ketikan code docker compose nya
    • Untuk keluar dan menyimpan file tekan CTRL + x kemudian tekan y
  1. Jalankan docker-compose up -d
  2. Pada browser buka http://MACHINE_VM_IP:8000
  1. Masukan username dan password yang sesuai dengan settingan di
    docker-compose.yml.
  2. Referensi
    a. https://hub.docker.com/r/phpmyadmin/phpmyadmin/
    b. https://hub.docker.com/_/mysql
  3. Selesai

Setting up Web berbasis WordPress

  1. Sebelum melakukan setting up wordpress menggunakan docker compose, perlu
    melakukan beberapa hal dibawah ini:
    1. Stop docker compose → CTRL + c atau docker-compose down -v
    2. Hapus folder /usr/local/apps/mysql-db → rm -rf /usr/local/apps/mysql-db
    3. Buat folder baru /usr/local/apps/mysql-db → mkdir /usr/local/apps/mysql-db
  2. Buat folder untuk menyimpan docker volume wordpress
    /usr/local/apps/wordpress-app. Jalankan command dibawah ini
    mkdir wordpress-app
  1. Ubah file /usr/local/apps/docker-compose.yml menjadi seperti ini
  1. Jalankan docker-compose
    docker-compose up -d
  2. Buka PhpMyadmin dengan membuka http://MACHINE_VM_IP:8000 pada browser,
    masukan user root dan password root yang sesuai. Database wordpress_app sudah
    dibuat.
  1. Buka WordPress app dengan membuka http://MACHINE_VM_IP:8080 pada browser
  1. Aplikasi wordpress sudah berhasil terinstall
  2. Referensi:
    a. https://docs.docker.com/samples/wordpress/
    b. https://hub.docker.com/_/wordpress
  3. Selesai

Insalasi WordPress

  1. Pada browser buka http://MACHINE_VM_IP:8080, kemudian pilih bahasa dan click
    Continue
  2. Isi data-data yang diperlukan, informasi username dan password jangan sampai lupa. Email isi dengan email yang benar. Kemudian klik Install WordPress
  1. Apabila instalasi wordpress berjalan dengan benar, maka akan dibawa ke halaman ini.
  1. Silahkan anda login

Setting Up VM dan Domain

  1. Saat ini, untuk membuka aplikasi wordpress kita menggunakan alamat IP VM dan port
    seperti http://MACHINE_VM_IP:8080.
  2. Kita akan menghubungkan domain dengan IP VM server tersebut, sehingga aplikasi
    wordpress bisa diakses menggunakan http://mydomain.com atau
    http://subdomain.mydomain.com.
  3. Untuk mencapai tujuan tersebut, kita akan menggunakan nginx https://www.nginx.com/
    sebagai web server proxy.
  4. Kita juga perlu memiliki domain. Saya sarankan menggunakan domain yang berbayar.
    Sebagai contoh, disini harga domain berkisar antara Rp. 100.000 – Rp. 300.000 per
    tahun https://www.niagahoster.co.id/domain-murah.
  5. Pada panduan ini, saya akan menggunakan niagahoster sebagai contoh nya.

Kata mydomain.com Harus Diganti

  1. Setiap kata mydomain.com harus diganti dengan domain anda.
  2. Kalau tidak diganti, akan menyebabkan setingan anda tidak berjalan dengan baik dan
    benar.

Menghubungkan IP VM Server Dengan Domain

  1. Masuk ke dashboard hostinger kemudian:
    • Masuk ke Hosting Account
    • Lalu Klik DNS Zone
  1. Disini saya akan menggunakan subdomain wordpress.mydomain.com sebagai alamat blog wordpress. Jadi isinya menjadi seperti ini
    a. Record Type → A Record
    b. Name → wordpress (bisa diakses lewat wordpress.mydomain.com)
    c. IPv4 → Isikan alamat IP VM (jangan pakai port)
    d. TTL → 3600 (sama dengan 1 jam)
  2. Kemudian klik tombol Save Record 
  3. Selesai 

Install Nginx

  1. Login ke server sebagai root menggunakan ssh.
  2. Update ubuntu application packages
    apt update
  3. Install nginx, jalankan command dibawah ini
    apt install nginx
    Kemudian tekan tombol y
  1. Silahkan buka IP VM anda, http://MACHINE_VM_IP, jika instalasi nya benar maka akan muncul halaman NGINX
  2. Untuk menghubungkan dengan domain atau subdomain, kita harus meng-custom
    default nginx file. Silahkan jalankan command dibawah ini untuk menghapus default nginx file
    rm -rf /etc/nginx/sites-enabled/default
  3. Kemudian kita buat file baru dengan nama
    /etc/nginx/sites-enabled/gantirawp.ifkelasc.esy.es, jalankan command dibawah ini dan
    isi file nya menjadi seperti dibawah ini

nano /etc/nginx/sites-enabled/gantirawp.ifkelasc.esy.es

  1. Untuk memastikan settingan file nginx yang kita buat benar, maka perlu menjalankan
    command dibawah ini, jika benar maka hasilnya seperti gambar dibawah ini.
    nginx -t
  1. Setiap melakukan perubahan pada file nginx configuration, kita harus me-restart nginx nya dengan menjalankan command dibawah ini systemctl restart nginx
  2. Silahkan buka IP VM anda, http://MACHINE_VM_IP atau http://gantirawp.ifkelasc.esy.es , jika settingan nya benar, maka hasilnya akan seperti gambar dibawah ini.

Docker In Production 2

Docker In Production 2


Karena pada tulisan sebelumnya kita telah membuat droplet, menginstall docker, dan menjalankan image, maka tulisan kali ini kita akan menginstall Docker Compose dan bagaimana cara menjalankannya

Menginstall Docker Compose

Untuk menginstall Docker Compose sesuai dengan distributionnya masing-masing, untuk referensi bisa dilihat disini : https://docs.docker.com/compose/install/

Menjalankan Docker Compose

Membuat file docker-compose dengan mengketikan command

1
nano docker-compose.yml

Kemudian ketikan code seperti pada gambar dibawah :

Setelah itu ctrl+x lalu ketik y, enter, untuk mengecek apakah filenya telah tersimpan jalankan command ls -a

Kemudian untuk menjalankan image container docker compose di background ketikan

1
docker-compose up -d

Untuk melihat container yang sedang berjalan bisa menjalankan command docker ps, kemudian Akses http://IP_ADDRESS jika berhasil maka hasilnya akan seperti gambar dibawah :

Untuk menghentikan container yang berjalan bisa menggunakan command

1
docker-compose down -v

Docker In Production

Docker In Production


Membuat Droplet di Digital Oceans

  1. Membuat key ssh
    Untuk membuat ssh key kita membutuhkan PuTTYgen, untuk mendapatkan ssh Key-Nya, seperti pada gambar dibawah ini :

Click generate, nanti akan muncul keynya, setelah itu isikan key passphrasenya, setelah itu save private keynya

  1. Pilih image/OS dan Plannya seperti pada gambar dibawah :
  1. Pilih CPU Options sesuai kebutuhan
  2. Pilih data Center-Nya
  1. Setting Authentikasi, jika memilih option SSH key masukan ssh key yang telah kita generate pada point 1, jika options password, isikan passwordnya (catat password agar tidak lupa)
  1. Beri nama hostname sesuai dengan yang kita inginkan
  2. Create Droplet

Setting PuTTY

Jika kita menggunakan ssh key, kita harus mensetting PuTTY, pada connection->SSH->Auth masukan private key yang tadi sudah disimpan

Setelah itu pada session masukan ip dari ubuntu yang tadi telah kita buat

SSH

Akses SSH dengan kredensial yang sudah didapatkan sebelumnya

Install Docker

Install Docker sesuai dengan distributionnya masing-masing. Referensi di Ubuntu: https://docs.docker.com/engine/install/ubuntu

Nginx

Pull image Nginx dari docker hub dengan perintah docker image pull nginx:latest lalu buat container dari image tersebut

Akses http://IP_ADDRESS

MySQL

Pull image MySQL dari Docker Hub dengan perintah docker image pull mysql:latest lalu buat container dari image tersebut

kemudian jalankan heidi dengan settingan seperti berikut

Lalu Open, maka akan seperti gambar dibawah

Multi Domain Setting

Multi Domain Setting Untuk memudahkan management file di server, perlu dibuatkan folder khusus untuk menyimpan file-file yang diperlukan dal...