Multi Domain Setting
Untuk memudahkan management file di server, perlu dibuatkan folder khusus untuk menyimpan file-file yang diperlukan dalam menjalankan aplikasi. Folder yang akan digunakan untuk kebutuhan tersebut adalah /usr/local/apps/. Jadi semua file aplikasi akan ditaruh di dalam folder tersebut
- Buat folder → mkdir /usr/local/apps
- Masuk ke folder → cd /usr/local/apps
- Cek posisi folder → pwd
- Semua file yang dibutuhkan harus disimpan pada /usr/local/apps

Setting Up MySQL dan PhpMyadmin
- Untuk men-setup MySQL dan PhpMyadmin, kita akan menggunakan docker-compose.
- Buat folder untuk menyimpan docker volume mysql database /usr/local/apps/mysql-db. Jalankan command berikut: mkdir mysql-db

- Buat file /usr/local/apps/docker-compose.yml, isinya seperti dibawah ini
- Membuat file → nano docker-compose.yml
- Ketikan code docker compose nya
- Untuk keluar dan menyimpan file tekan CTRL + x kemudian tekan y


- Jalankan docker-compose up -d
- Pada browser buka http://MACHINE_VM_IP:8000

- Masukan username dan password yang sesuai dengan settingan di docker-compose.yml.
- Referensi
https://hub.docker.com/r/phpmyadmin/phpmyadmin/
https://hub.docker.com/_/mysql
- Selesai
Setting up Web berbasis WordPress
Sebelum melakukan setting up wordpress menggunakan docker compose, perlu
- melakukan beberapa hal dibawah ini:
- Stop docker compose → CTRL + c atau docker-compose down -v
- Hapus folder /usr/local/apps/mysql-db → rm -rf /usr/local/apps/mysql-db
- Buat folder baru /usr/local/apps/mysql-db → mkdir /usr/local/apps/mysql-db
Buat folder untuk menyimpan docker volume wordpress /usr/local/apps/wordpress-app. Jalankan command dibawah inimkdir wordpress-app

Ubah file /usr/local/apps/docker-compose.yml menjadi seperti ini

Jalankan docker-composedocker-compose up -d
Buka PhpMyadmin dengan membuka http://MACHINE_VM_IP:8000 pada browser,masukan user root dan password root yang sesuai. Database wordpress_app sudahdibuat.

Buka WordPress app dengan membuka http://MACHINE_VM_IP:8080 pada browser

Aplikasi wordpress sudah berhasil terinstall
Referensi: https://docs.docker.com/samples/wordpress/ https://hub.docker.com/_/wordpress
Selesai
Insalasi WordPress
1. Pada browser buka http://MACHINE_VM_IP:8080, kemudian pilih bahasa dan click Continue
2. Isi data-data yang diperlukan, informasi username dan password jangan sampai lupa. Email isi dengan email yang benar. Kemudian klik Install WordPress

3. Apabila instalasi wordpress berjalan dengan benar, maka akan dibawa ke halaman ini.

4. Kemudian login
Setting Up VM dan Domain
1. Saat ini, untuk membuka aplikasi wordpress kita menggunakan alamat IP VM dan port
seperti http://MACHINE_VM_IP:8080.
2. Kita akan menghubungkan domain dengan IP VM server tersebut, sehingga aplikasi
wordpress bisa diakses menggunakan http://mydomain.com atau
http://subdomain.mydomain.com.
3. Untuk mencapai tujuan tersebut, kita akan menggunakan nginx https://www.nginx.com/
sebagai web server proxy.
4. Kita juga perlu memiliki domain. Saya sarankan menggunakan domain yang berbayar.
Sebagai contoh, disini harga domain berkisar antara Rp. 100.000 – Rp. 300.000 per
tahun https://www.niagahoster.co.id/domain-murah
Menghubungkan IP VM Server Dengan Domain
1. Masuk ke dashboard niagahoster kemudian:
a. Masuk ke Hosting Account
b. Lalu Klik DNS Zone
2. Disini saya akan menggunakan subdomain wordpress.mydomain.comsebagai alamat blog wordpress. Jadi isinya menjadi seperti ini
a. Record Type → A Record
b. Name → wordpress (bisa diakses lewat wordpress.mydomain.com)
c. IPv4 → Isikan alamat IP VM (jangan pakai port)
d. TTL → 3600 (sama dengan 1 jam)
3. Kemudian klik tombol Save Record
4. Selesai
Install Nginx
1. Login ke server sebagai root menggunakan ssh.
2. Update ubuntu application packages
apt update
3. Install nginx, jalankan command dibawah ini
apt install nginx
Kemudian tekan tombol y

1. Silahkan buka IP VM anda, http://MACHINE_VM_IP, jika instalasi nya benar maka akan muncul halaman NGINX
2. Untuk menghubungkan dengan domain atau subdomain, kita harus meng-custom
default nginx file. Silahkan jalankan command dibawah ini untuk menghapus default nginx file
rm -rf /etc/nginx/sites-enabled/default
3. Kemudian kita buat file baru dengan nama
/etc/nginx/sites-enabled/aisyahharumwordpress.ifkelasc.esy.es,

jalankan command dibawah ini dan isi file nya menjadi seperti dibawah ini

1. Untuk memastikan settingan file nginx yang kita buat benar, maka perlu menjalankan
command dibawah ini, jika benar maka hasilnya seperti gambar dibawah ini.
nginx –t

1. Setiap melakukan perubahan pada file nginx configuration, kita harus me-restart nginx nya dengan menjalankan command dibawah ini
systemctl restart nginx
1. Silahkan buka IP VM anda, http://MACHINE_VM_IP
































